Senin, 07 Juli 2008

Ah Dasar

mati
hidup

mati hidup

hidup
mati

hidup mati

Senjaku Terbentuk

ada sepasang manyar kecil datang ke negeri senja
mereka melihat sepasang senja sedang bercinta
mereka menyaksikan peluh saling berebut keluar dari pori2 sepasang senja
peluh itu berwarna merah keemasan
membanjiri wadah yang digeluti sepasang senja
lalu sepasang manyar turun dan meminum peluh yang merah keemasan itu
mereka terbang dan membawa cahaya senja
yang hingga sekarang hadir setiap hari

Rabu, 02 Juli 2008

prajurit

Sekali berdiri ditembak mati
tunggu komandan beri aksi
ayo kita mati

Aku VS Sajak Semangat

Kenapa Harus Senja

Sang perawan menangis....
dia merindukan senja pagi ini....

sesekali ia terika...
memaki senja yang sulit digenggam

sesekali ia merajuk
untuk kehadiran senja

perawan berjalan ke taman senja...
telanjang kaki ia tembus rerumputan
yang saat itu sangat tajam menusuk

dia bertanya pada aster yang menari
kemana senjaku hari ini?
aster hanya menujukan arah dimana senja akan muncul

selatan dekat dengan bukit
kemarin senja itu terjatuh di sana
dia mendapat luka di sebelah kanan cahayanya
sang perawan berlari menghampiri senja


sang perawan malah menangis
senja butuh sinar dari sang perawan itu

sang perawan makin menangis
dia tidak yakin apakah bisa memberikan senja itu cahaya

senja tenggelam....
pergi bersama kawanannya...
sang perawan tetap mengejar senja
yang cahanyanya tinggal setengah

surat untuk chairil

kau telah mengutukku
dengan "tak sepadan" mu

membuat nyanyian "hampa"
menjadi teman setiaku

Senjaku tersenyum

senjaku hari ini tersenyum
dia tertawa dibalik beringin tua
sinarnya merah keemasan
berceceran hingga ke tanah
gadis kecilpun ikut riang menyambut senjaku yang cerah

sebagian orang sibuk mengabadikan senjaku
yang tersenyum penuh rona
di sudut kanan
kumpulan pemuda bernyanyi menyambut kemunculan senja

ah...
senjaku tak akan pergi lagi
dia tersenyum dan terus memerah